IMPORT & CUSTOMS

Pengurusan Izin Impor & Kepabeanan

Pendampingan dari pemeriksaan kesiapan legal perusahaan sampai pemetaan perizinan impor, komoditas dan dokumen kepabeanan agar proses impor lebih terstruktur.

Pengurusan Izin Impor & Kepabeanan
Assessment FirstMulai dari fakta dan dokumen
Clear ChecklistOutput yang mudah ditindaklanjuti
Risk AwareRisiko dan asumsi dijelaskan
Human SupportUpdate dan koordinasi praktis

Yang dapat kami bantu

Kami membantu importir memahami apa yang harus siap sebelum barang bergerak: data perusahaan, kegiatan usaha, komoditas, klasifikasi awal, persyaratan sektoral, dokumen perdagangan dan koordinasi kepabeanan.

Review kesiapan importir: NIB, kegiatan usaha dan data perusahaan

Memeriksa apakah profil legal perusahaan dan kegiatan usahanya selaras dengan rencana impor.

Commodity & HS Code mapping sebagai titik awal assessment

Mengumpulkan spesifikasi, fungsi, material dan karakteristik barang untuk membantu pemetaan klasifikasi dan persyaratan awal.

Pemetaan izin/persetujuan impor berdasarkan barang dan sektor

Mengidentifikasi larangan/pembatasan, persetujuan, registrasi atau dokumen sektoral yang relevan.

Checklist dokumen perdagangan dan kepabeanan

Memetakan invoice, packing list, dokumen asal, spesifikasi dan dokumen lain yang perlu dikoordinasikan.

Review alur koordinasi dengan freight forwarder/customs broker

Membantu memastikan peran pihak logistik dan pihak legal/compliance tidak tumpang tindih.

Monitoring dan pendampingan tindak lanjut sesuai scope

Membantu follow-up administrasi, koreksi data atau klarifikasi apabila diperlukan.

Alur layanan

1

Intake

Memahami tujuan, konteks bisnis dan masalah utama.

2

Assessment

Memeriksa fakta, dokumen dan area legal yang relevan.

3

Scope & Quotation

Mengonfirmasi output, asumsi, biaya dan timeline.

4

Execution

Menjalankan pekerjaan, koordinasi dan update sesuai scope.

Dokumen awal yang biasanya dibutuhkan

  • NIB dan profil badan usaha
  • Deskripsi, spesifikasi dan katalog barang
  • HS Code jika sudah tersedia
  • Negara asal dan tujuan penggunaan barang
  • Invoice/PO atau dokumen transaksi bila tersedia
  • Izin sektoral yang sudah dimiliki

Pelaporan sektoral & monitoring kepatuhan

Jika kegiatan usaha, perizinan atau sektor perusahaan menimbulkan kewajiban pelaporan berkala kepada kementerian/lembaga terkait, LegalBridge dapat memasukkan kewajiban tersebut ke compliance calendar.

Monitoring deadline

Pemetaan periode, instansi, PIC dan tanggal jatuh tempo yang relevan.

Reminder & review

Reminder sebelum jatuh tempo dan review data/dokumen sebelum pelaporan.

Koreksi & klarifikasi

Pendampingan apabila terdapat koreksi, status pending, ketidaksesuaian data atau permintaan klarifikasi.

FAQ

Apakah semua barang memerlukan izin impor khusus?

Tidak selalu. Persyaratan bergantung pada barang, klasifikasi, sektor, penggunaan dan ketentuan yang berlaku. Assessment komoditas menjadi tahap penting.

Apakah LegalBridge menjamin izin pasti terbit?

Tidak. Persetujuan tetap berada pada instansi berwenang. LegalBridge membantu menyiapkan, memetakan dan mendampingi proses sesuai scope.

Apakah bisa mulai dari satu komoditas?

Bisa. Assessment dapat dimulai dari satu komoditas agar kebutuhan dokumen dan izin lebih mudah dipetakan.

Apakah HS Code dapat ditentukan hanya dari nama barang?

Tidak disarankan. Informasi spesifikasi, material, fungsi dan karakteristik barang dapat memengaruhi klasifikasi sehingga perlu diperiksa secara hati-hati.

Output yang biasanya dihasilkan

Peta legalitas

Ringkasan area legal, dokumen, risiko dan langkah prioritas sesuai scope.

Checklist tindakan

Daftar pekerjaan, PIC dan follow-up yang dapat digunakan tim internal.

Siap membahas kebutuhan Anda?

Mulai dari assessment singkat. Scope, output dan langkah berikutnya kami jelaskan sebelum pekerjaan dimulai.

Konsultasi Sekarang